PENGOBATAN

Minuman Penurun Kolesterol dan LDL Minuman Penurun Kolesterol dan LDL

Minuman Penurun Kolesterol dan LDL – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang jenis-jenis minuman yang dapat menurunkan kolesterol dan LDL yang sudah dirangkum dari sumber terpercaya.

Menurunkan kadar kolesterol dalam darah bukan hanya bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat penurun kolesterol. Terdapat juga minuman penurun kolesterol yang secara medis terbukti dapat menormalkan kembali kadar kolesterol dalam darah Anda.

Seseorang dikatakan menderita kolesterol tinggi ketika memiliki total kolesterol darah lebih dari 240 miligram per desiliter (mg/dL). Angka tersebut dipengaruhi oleh komponen dalam kolesterol darah, yakni kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), dan trigliserida.Untuk menstabilkan kadar kolesterol Anda, pilihlah minuman yang dapat menurunkan kadar LDL dan trigliserida atau menaikkan HDL. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi akan menyebabkan Anda memiliki risiko mengidap penyakit berbahaya, seperti stroke dan serangan jantung.

Apa saja minuman penurun kolesterol?

Secara umum, apa yang Anda makan atau minum memang sangat memengaruhi kadar kolesterol total dalam darah. Jika Anda terlanjur menderita kolesterol tinggi, berikut beberapa minuman penurun kolesterol yang dapat Anda coba.

Jus delima

Berdasarkan penelitian, jus delima mengandung antioksidan tiga kali lebih tinggi dari teh hijau. Antioksidan inilah yang dapat menjaga kesehatan jantung, salah satunya dengan mengurangi penumpukan lemak jahat alias LDL.

Teh

Teh, baik berupa teh hitam, teh hijau, teh putih, hingga teh oolong telah dikenal lama sebagai minuman penurun kolesterol karena kaya akan antioksidan. Teh hijau, misalnya, terbukti dapat menurunkan LDL hingga 2,19 mg/dL, meski teh ini tidak bisa sekaligus menaikkan kadar kolesterol baik (HDL).Bukan hanya teh tradisional yang memiliki fungsi menurunkan kolesterol darah, teh herbal seperti teh jahe dan teh peppermint juga memiliki efek yang sama.Perbedaan teh tradisional dan teh herbal adalah teh herbal sebetulnya bukan berasal dari tumbuhan teh-tehan, melainkan tanaman lain yang diekstrak daun, batang, maupun buahnya dan diolah menjadi teh.Meski demikian, efek teh sebagai minuman penurun kolesterol tidak akan Anda rasakan langsung saat itu juga. Riset menyebut kadar kolesterol dalam darah baru bisa turun jika Anda rutin minum teh setidaknya selama beberapa minggu.

Baca Juga: Jenis Pengobatan Kanker Rahim

Jus alpukat

Alpukat mengandung lemak tidak jenuh (monounsaturated fats) dan serat yang dapat menurunkan LDL dan menaikkan kadar HDL. Selain mengonsumsinya sebagai jus, Anda juga dapat memakan alpukat sebagai buah maupun menjadikannya sebagai campuran salad.

Cokelat

Minuman cokelat ternyata memiliki efek baik bagi jantung karena mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL) jika diminum dua kali sehari selama sebulan.Meski demikian, hati-hati dengan minuman cokelat yang mengandung banyak gula karena gula justru memiliki efek negatif pada jantung. Pilihlah minuman berbentuk dark chocolate, yakni yang mengandung cocoa 75–85 persen atau lebih.

Jenis Pengobatan Kanker Rahim Jenis Pengobatan Kanker Rahim

Jenis Pengobatan Kanker Rahim – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang jenis-jenis pengobatan untuk menangani penyakit kanker rahim yang sudah dirangkum dari sumber terpercaya.

Sebagian besar kanker rahim disebabkan oleh virus human papilloma yang ditularkan melalui kontak seksual. Virus ini memicu mutasi gen berubah menjadi sel-sel abnormal, yang kemudian tumbuh dan berkembang biak di luar kendali. Akumulasi sel abnormal kemudian membentuk massa (tumor) dan menyerang jaringan di dekatnya. Sel kanker yang terus dibiarkan berisiko untuk menyebar (bermetastasis) di bagian tubuh lainnya.

Kanker rahim terbagi atas dua jenis, yakni kanker rahim karsinoma sel skuamosa dan adenokarsinoma. Mengetahui jenis kanker rahim bisa membantu untuk menentukan prognosis dan perawatan yang ingin dijalani.

Kanker rahim karsinoma sel skuamosa awalnya muncul pada sel-sel tipis dan rata (sel skuamosa) yang melapisi bagian luar serviks. Nah, sebagian besar kasus kanker rahim adalah jenis karsinoma sel skuamosa. Sedangkan adenokarsinoma, bermula pada sel-sel kelenjar berbentuk kolom yang melapisi saluran serviks.

Adapun beberapa faktor risiko yang meningkatkan peluang tertularnya HPV penyebab kanker rahim. Mengetahui faktor-faktor ini bisa membuat kamu lebih waspada terhadap risiko terjadinya kanker rahim.
Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Rahim

Semakin sering bergonta-ganti pasangan seksual, maka semakin besar pula peluang untuk tertular HPV

Berhubungan intim di usia dini juga meningkatkan risiko HPV

Pengidap atau mantan pengidap klamidia, gonore, sifilis dan HIV / AIDS meningkatkan peluang tertular HPV

Seseorang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah

Merokok juga sering dikaitkan dengan kanker rahim sel skuamosa.

Gejala Kanker Rahim

Gejala kanker mungkin akan terlihat lebih jelas ketika sel-sel kanker sudah berkembang ke tahap yang lebih lanjut. Gejala yang mungkin muncul dapat berupa:

Nyeri panggul

Pendarahan yang tidak normal pada Miss V yang terjadi diluar periode menstruasi.

Keputihan yang tidak normal

Gagal ginjal karena saluran kemih tersumbat

 

Pilihan pengobatan kanker rahim dapat meliputi pembedahan, radioterapi, kemoterapi, ataupun kombinasi keduanya. Memutuskan jenis perawatan yang akan dijalani bisa bervariasi tergantung pada stadium kanker, usia, dan keadaan kesehatan secara keseluruhan. Pengobatan untuk kanker rahim yang masih ada di tahap awal memiliki tingkat keberhasilan yang baik. Berikut ini empat jenis pengobatan yang bisa dilakukan

 

Baca Juga: Miras Obat Amniura Dan Energy Drink

 

1. Terapi Radiasi

Terapi radiasi biasanya dilakukan pada kasus kanker rahim yang telah mencapai stadium lanjut. Terapi radiasi dilakukan dengan bantuan sinar X untuk menghancurkan sel-sel kanker.

2. Kemoterapi

Selain terapi radiasi, jenis pengobatan lain yang bisa dilakukan adalah kemoterapi. Kemoterapi adalah jenis pengobatan yang menggunakan obat-obatan kimia guna mengobati sebagian besar jenis kanker. Biasanya, kemoterapi dilakukan untuk menghancurkan sel-sel kanker yang masih tersisa setelah operasi.

3. Histerektomi

Histerektomi merupakan prosedur pembedahan untuk mengangkat rahim. Histerektomi biasanya dilakukan agar sel kanker tidak menyebar ke area tubuh lainnya. Terkadang jenis pengobatan ini perlu dipikirkan secara matang karena pengidapnya tidak mungkin bisa memiliki keturunan lagi.